Interview with Carolina Ratri [July]

Halo! Kembali lagi di akhir bulan dengan Bebi :D. Gimana mudiknya kemarin? Lancar-lancar aja kan? Biar Bebi tebak, yang mudik menggunakan transportasi darat pasti macet kan? Uh, bagi yang nggak mudik (terutama anak kos-an)... yasudalah. Menemani Bebi saja xD, Bebi juga nggak mudik tuh…

THR-nya gimana? (mengingat bahwa temen-temen Bebi ini umurnya udah lumutan, masih banyak nggak ya, THR-nya? wkwkwk xD Bebi rasa sih, banyakan yang ‘ngasih’ daripada ‘nerima’ ya.. hehehe)

Jadi, ‘member’ yang bakal Bebi kepo-in di bulan Juli yang indah ini adalah…

Mbak Carra! Carolina Ratri. Pemilik blog Carra’s Library.

By the way, udah pada baca CUI kita bulan lalu belum? Bisa dilihat [disini]

 

Seperti biasa,

Warna hitam untuk pertanyaan Bebi

Warna biru untuk jawaban Carolina Ratri

Warna pink untuk komentar-komentar Bebi yang wajib di baca!^^

 Displaying Carra-Library01.jpg

Q: Halo mbak Carra! Seperti biasa, untuk mengawali interview kita, perkenalin dong ‘apa-pun’ tentang diri kamu^^

A: Halo, Bebi :) Kenalin aku Carolina Ratri, biasa disapa Carra. Udah mulai ngeblog sejak 2007, suka buku sejak SD. Tapi baru punya blog buku dua bulan ini. Hehehe. Tadinya ngeblog buku di blog utama aja. Domisili di Jogja. Sudah punya buntut dua ekor :D Sekarang ini aku memegang bagian Marketing Communication dari sebuah penerbit buku yang juga berdomisili di Jogja. So, memang akhirnya aku butuh bergabung dengan teman-teman lain dan Bebi, siapa tahu bisa bertukar pikiran soal buku-buku :) Aku juga suka utak atik desain grafis, seperti desain cover buku, brosur, logo etc. Juga suka banget bikin handdrawn sketch geje hehe :D

(Ah, dua buntut? Bebi kalah telak!xD)

Q: Wah^^ Marketing Communication ya? Keren dong! Bisa dijelasin nggak, seluk-beluk tentang pekerjaannya? Bebi penasaran, nih!><

A: Mmmm, marketing communication ini pada dasarnya menjalin relasi dan komunikasi dengan semua kolega dan partner perusahaan. Kalau di penerbitan ya, dengan pembaca, dengan penulis, dengan media dan sebagainya. Bikin rencana dan merancang rangkaian promosi dengan penulis yang bukunya baru terbit, mau bikin acara apa aja kayak bedah buku atau kuis dan kontes misalnya. Kalau dengan pembaca ya misalnya menampung semua aspirasi mereka, dengerin komplen dan menjawabnya. Kalau dengan media ya siapkan resensi untuk dimuat di majalah misalnya. Kayak gitu-gitulah. Jadi lebih ke promosi, baik promosi buku atau promosi penerbitnya sendiri :)

 

Q: Oh, ternyata begitu. Nah, kok bisa kepikiran buat blog buku?

A: Karena sebenarnya suka baca buku, terus nulis reviewnya nih yang kadang ketunda-tunda. Moodnya suka aneh sih. Jadi siapa tahu dengan memisahkan postingan review buku ke blog yang khusus buku jadi bisa makin rajin nulis review, dan makin rajin baca buat habisin timbunan -__-” Timbunannya nggak tahu nih bisa habis berapa tahun. Hahaha. Jadi ya, semoga dengan ngeblog khusus buku dan bergabung sama Bebi, jadi bisa makin konsisten gitu bacanya. Kan banyak teman baca ^^

(Penyakitnya udah biasa tuh.. temen-temen Bebi juga banyak timbunannya. Ada yang segunung malah.. #eh)

Q: Setelah Bebi stalk sana-sini, mbak Carra ini punya blog lain ya? Tentang apa sih?

A: Ada blog utama, www.redcarra.com. Ini mah isinya campur aduk hahaha. Random abis. Tapi sekarang sih mulai dipisahin, terutama untuk buku. Ada juga blog fiksi di http://fiksicarra.wordpress.com. Ada juga blog khusus tips sehari-hari, ada blog portfolio. Aku ternak blog emang .__.

(Hahahahaha… Bebi bacanya sampai ketawa-ketiwi. Ternyata bukan cuma ternak hewan ya. Ternak blog juga ada sekarang.. xD #blahh)

Q: By the way, selain jadi marketing communication, mbak Carra ini juga penulis ya?

A: Hmmm, aku belum berani menyebut diriku sendiri sebagai penulis bahkan hahaha. Tapi iya, untuk buku solo aku sih udah punya tapi nonfiksi. Judulnya “Sukses Membangun Toko Online” yang aku tulis berdasarkan pengalamanku, terbit tahun 2014. Sekarang buku solo kedua masih dalam proses editing, juga nonfiksi. Keduanya diterbitkan oleh Stiletto Book. Nah untuk fiksi, aku baru sampai ke level antologi, alias rame-rame. Beraninya masih keroyokan hahaha. Tapi so far sudah ada 14 buku antologi dengan tulisanku di dalamnya. Doain supaya segera menyusul lagi ya. Banyak proyek yang agak tersendat nih :) Kalau yang antologi itu sebagian besar masih di bawah nulisbuku.com, jadi indie. Tapi ada juga yang mayor.

Ohiya. Kalau mau baca aku ada beberapa ebook yang bisa didownload gratis nih, tapi semuanya kumpulan cerpen atau kumpulan flashfiction ya. Kalau mau baca, silakan lho, Bebi. Ada di sini ya

  1. 25 Januari https://www.dropbox.com/s/u7e4enrbpaxyxny/25%20Januari%20Ebook.pdf?dl=0

  2. (Ke) Dua https://www.dropbox.com/s/eqludrju8lf3fsk/%28Ke%29Dua.pdf?dl=0

  3. Syair-syair Hening https://www.dropbox.com/s/t4m5mcu89jazcmy/Syair-syair%20Hening.pdf?dl=0

  4. Yang Bisa Terjadi Ketika Jarak Memisahkan https://www.dropbox.com/s/oyf5ecz2qo2wyi1/Yang%20Bisa%20Terjadi%20Ketika%20Jarak%20Memisahkan.pdf?dl=0


Btw, doain ya Bebi, biar ada nyali buat nulis fiksi. Ya? Doain ya? :)))

(SIPPP!! Pasti Bebi doain! >< Btw temen-temen jangan lupa donlot ya :D)

 

Q: Sering nggak sih mbak, mengalami yang namanya ‘writer’s block’?

A: Sering bangettttttt. Hahaha. Tapi aku biasanya sih nggak mau menyerah sama si block ini. Harus dilawan pokoknya! Sejauh ini, kadang berhasil kadang enggak. Hahaha. Wajarlah. Masih tahap belajar. Moga-moga makin bisa me-manage mood dan lain-lain ya, biar enggak writer’s block.

 

Q: Minat baca mbak Carra timbul mulai kapan sih?

A: Begitu bisa baca, langsung suka baca apa aja. Sekitar TK ya? Soalnya bapak dan ibu aku juga suka baca, jadi aku pun suka baca. Tapi sekeluarga, kayaknya cuma aku sih yang bener-bener kutu buku :D Dulu suka banget majalah Donal Bebek sama Bobo. Yah, standarlah yah, pasti anak-anak semua suka. Tapi aku dulu juga udah baca majalah Hai sama Femina hahaha. Kakak dan ibuku sih yang langganan, jadi aku ikutan baca :D Kalau Bebi, minat bacanya mulai kapan? *lho, kok malah balik nginterview*

(Kalo Bebi mah, minat bacanya udah timbul pas masih di kandungan… #eh.. Btw, Donal Bebek dan Bobo memang super-terkenal di tahun 90-an.. Tapi sekarang kok udah nggak terlalu terkenal ya..)

Mungkin karena udah kalah sama games online sekarang -__-”

 

Q: Novel pertama yang mbak baca apa dong?

A: Wah, apa yah? Lupa. Novel pertama yang kubaca aku lupa, tapi novel pertama yang aku punya itu Pasukan Mau Tahu Misteri Kamar Tersembunyi :D Aku beli pas SMP, itu pake nabung sampai berbulan-bulan. Ya maklum, uang jajan nggak seberapa :)) Terus abis itu Trio Detektif. Abis Trio Detektif semua kebaca, ke Agatha Christie. Tapi kebanyakan sewa di taman bacaan atau pinjam di perpustakaan sekolah sih. Aku cuma punya Pasukan Mau Tahu itu sampai bertahun-tahun kemudian :))

 

Q: Novel yang paling ‘berkesan’ bagi mbak Carra apa? Alasannya?

A: Paling berkesan ya? Mmmm, Da Vinci Code. Selain yah, fenomenal banget sampai membuat orang menghujat sana sini, novel itu kubaca pas aku trauma gempa bumi Jogja. Jadi ceritanya abis kena gempa itu aku sama sekali nggak bisa tidur sebulan. Blas, ga bisa tidur malam. Paling tidur karena nggak sengaja tertidur gitu berapa menit, itu pun tidurnya di garasi nggak berani tidur di kamar. Begitu dengar ada gemuruh sedikit aja langsung loncat bangun dan lari keluar rumah saking parnonya (padahal cuma ada mobil/truk lewat aja). Nah, Da Vinci Code itu yang menemaniku tiap malam kalau ga tidur. Sampai berapa kali bolak balik kubaca. Waktu itu aku belum jadi penimbun buku sih, jadi belum banyak stok kayak sekarang :))

Tapi, aku ini sebenarnya pemburu kumpulan cerpen, Beb. Bisa dibilang akhir-akhir ini malah banyakan buku kumcer ketimbang novel hahaha. Bebi suka baca kumcer nggak?

(Suka sih. Cuma Bebi sering nggak puas sama cerpen. Secara tuh, ending dari cerpen banyak yang menggantung. Bebi tuh nggak suka loh digantungin.. #eh jadi #Baper..)

Iya sih, kebanyakan yang nggak suka cerpen karena endingnya suka gantung atau ending terbuka. Aku kalau bikin cerpen juga suka nggantung. Apakah ini berarti aku juga suka gantung orang? *errr … kok serem?*

(~Ketawa di pojokan~wkwkkwk xD)

Q: Nah, setelah novel yang paling berkesan, novel favorit mbak apa sih?

A: Novel favorit ya, bukan kumcer favorit ya :))) Apa ya? Sebentar, aku mau ngintip Goodreads dulu :))))

Aku suka banget Pintu Terlarang-nya Sekar Ayu Asmara, Tell Me Your Dreams (Sidney Sheldon), The Godfather dan semua yang sudah ditulis oleh Mario Puzo. Matilda Roald Dahl juga novel favoritku. Kalau Agatha Christie yang paling megang itu Curtain sama Pembunuhan di Orient Express. Duh, aku agak nggak terlalu update kalau novel yah :)) Sekarang lagi mulai baca lagi, tapi belum ada yang menohok banget XD

 

Q:By the way, mbak Carra ini suka bahan bacaan yang gimana sih?

A: Aku tipe book eater, Bebi. Apa saja kalau rekomendasinya memang bagus, ya aku baca. Baca 10 halaman pertama aku suka ya bablas. Kalau 10 halaman pertama aku nggak suka ya berhenti :)))) Tipe book eater tapi sekaligus tipe yang nggak mau buang waktu baca cerita yang aku nggak suka juga. Jadi susah ya. Romance, thriller, misteri, horor, semua oke. Nah, kalau ditanya yang aku nggak suka, aku akan jawab yang komedi. Aku kurang bisa menikmatinya :-| So far masih pada terlalu garing joke-nya buatku. Buatku, lebih oke joke-joke yang disisipkan dalam sebuah romance. Tapi yang pure komedi, aku belum pernah nemu yang aku suka :)

 

Q: Share Quote of The Day buat Bebi dongg!!><
A: Ahh. Apa yah? Kalau aku kan nggak bisa bikin quote jleb, tapi aku mau share quote favoritku dari Haruki Murakami ini.



 

Intinya, sesekali cobalah untuk membaca buku-buku di luar zona nyaman. Supaya pikiran jadi terbuka, open-minded. Biasanya orang yang sudah membaca banyak sekali jenis buku punya toleransi yang luas terhadap perbedaan juga terhadap sesamanya. Wawasan kita jadi tambah luas juga kan? Tapi kadang memang ada ya yang nggak bisa baca kalau nggak suka sama genre bukunya. Ya nggak apa-apa, baca skimming juga boleh, dan cuma sesekali aja. Yang pasti, wawasan yang luas itu membuat kita nggak picik. ;)

(Setuju BANGET! Bangettt!!!)

 

Q: Seperti biasa, Bebi pengin tahu dong, kenal BBI dari mana?

A: Dari mana ya dulu pertama tahunya? Lupa. Udah lama aku stalking Bebi. Bebinya aja yang ga ngeh punya secret fans begini. Hahaha. Terus kenal sama Petronela Putri, dekat, dan dia suka share acara2 Bebi yang super seru. Jadi makin pengin kenal lagi deh ^^

(Ah… Bebi jadi malu ::) Kamu kurang ‘ngodein’ Bebi, sih… jadinya Bebi nggak tahu dehh…)

Q: Jadi, kenapa memutuskan untuk gabung dengan BBI?

A: Ya seperti yang udah kubilang di atas. Pengin punya teman baca bareng, buat ngabisin timbunan. Biar bisa konsisten ngereview buku. Terus bisa kenalan sama teman-teman lain yang juga bookworm. Nggak ketinggalan berita-berita seputar buku-buku di Indonesia. Kan mendukung kerjaanku juga :D Eh nanya dong, Beb, member BBI semuanya berapa sekarang? :D

(Hampir tiga ratus! yeyy!! Tahun ini banyak banget member barunya.. E-mail Bebi selalu penuh dengan orang-orang yang mengajukan diri pengin jadi member loh! Seneng bangetttt..hahahaha..)

 

Q: Nah, sebagai sentuhan akhir. Kesan & pesan untuk BBI kedepannya?

A: Karena aku baru kenalan langsung sama Bebi, aku belum tahu nih apa saran yang pas buat perkembangan Bebi. Tapi ada satu nih yang harus kusampein :D Bebi, sosial medianya coba lebih diaktifkan dong. Kayak Twitter misalnya, masa twit terakhir Juni :P Padahal followernya udah banyak bangettt. Tapi membernya baru 300-an. Ke mana coba yang lain? :D Kalau sosmednya lebih diaktifkan, bukan nggak mungkin Bebi akan lebih besar lagi dalam waktu yang lebih cepat kan? Kegiatannya juga pasti jadi lebih rame deh :D Grupnya juga akan lebih rame ;)
Previous
Next Post »